Tips membeli mobil bekas bagi pemula yang sangat penting untuk diperhatikan adalah kualitas serta riwayat penggunaan mobil tersebut. Untuk menghindari penipuan, Anda harus dengan bijak memilih mobil bekas. Seringkali, ada banyak aspek penting yang sering diabaikan oleh pemula.

Ketika membeli mobil bekas, Anda seharusnya tidak hanya terpaku pada harga yang lebih rendah. Anda juga perlu memperhatikan secara mendetail mengenai performa mesin dan kelengkapan dokumen. Oleh karena itu, simaklah dengan seksama tips memilih mobil bekas untuk pemula agar terhindar dari penipuan, melalui 8 kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemula saat memilih mobil bekas.

Tips dan Trik Membeli Mobil Bekas Agar Tidak Salah Pilih

Oleh karena itu, tersebut ini Carmudi akan mengkaji tips dan kiat membeli mobil bekas yang andaikan belum banyak dimengerti oleh konsumen terutama para awam.

1. Cek Status Kendaraan

Semua orang barangkali sudah mengerti keliru satu cara mutlak memilih mobil bekas ialah memastikan keselarasan knowledge yang tertera di STNK, BPKB, dan kendaraan itu sendiri.

Masih berhubungan dengan dokumen, calon konsumen termasuk sebaiknya mencari Info status kendaraan tersebut di kantor Samsat.

Bukan berarti wajib mendatanginya langsung, karena pas ini akses terhadap knowledge kendaraan sanggup ditelusuri secara daring hanya bermodalkan no polisi. Tentunya melalui website website formal Samsat tiap-tiap daerah.

2. Beli berasal dari Pemilik Harga Lebih Miring

Ada banyak “sumber” untuk meraih mobil bekas, jadi berasal dari showroom, balai lelang, atau pemilik pada mulanya langsung. Masing-masing miliki keuntungan dan kekurangan.

Bagi mereka yang terlalu tekankan harga terjangkau, sebaiknya prioritas berburu mobil bekas yang dijual langsung oleh pemilik sebelumnya. Tantangannya, diperlukan kesabaran bahkan tenaga karena kadang waktu wajib ke sana kemari.

Bagaimana dengan balai lelang? Opsi ini termasuk sanggup dijadikan pilihan untuk meraih mobil bekas murah. Walaupun itu berarti wajib siap adu harga dengan peserta lelang lain yang umumnya didominasi kalangan penjual atau showroom yang mencari “bahan” dagangan.

Mereka mampir dengan modal lebih kuat dan sanggup jadi lebih mengerti harga yang pantas untuk sebuah tipe mobil.

Di lain sisi, memilih mobil bekas di showroom termasuk senantiasa sanggup dijadikan pilihan. Kemungkinan harganya sebenarnya lebih tinggi karena pihak penjual wajib meraih keuntungan. Tapi di showroom konsumen akan dihadapkan terhadap pilihan mobil yang luas.

3. Menggunakan Jasa Inspektor Profesional

Tak seluruh orang mengerti seluk beluk kendaraan. Hal ini akan jadi tantangan tersendiri pas hendak memilih mobil bekas. Terlebih lagi tidak ada kerabat atau keluarga yang sanggup membantu.

Pada kondisi seperti ini jasa inspektor profesional yang mandiri sanggup membantu. Mereka akan mendukung calon konsumen mengerti kondisi mobil melalui kontrol terhadap nyaris seluruh bagian kendaraan.

Kekurangannya, konsumen wajib terlihat dana lebih untuk biaya jasa inspeksi. Di samping itu, sebaiknya calon konsumen termasuk berikan mengerti showroom atau penjual bahwa dirinya akan mampir dengan inspektor untuk hindari kondisi yang canggung.

4. Waspada area Mesin yang Terlampau Bersih

Secara alamiah para penjual mobil bekas mengidamkan supaya dagangannya sanggup memikat calon konsumen. Berbagai usaha pun ditunaikan andaikan bersihkan kendaraannya sebaik mungkin.

Langkah tersebut barangkali saja termasuk area di bawah kap mesin. Calon konsumen sebaiknya tidak enteng terbujuk dengan area mesin yang terlalu bersih. Tak ada salahnya bersikap skeptis bahwa “di balik” hal itu sebenarnya mesin mobil mengalami rembesan-rembesan oli.

Ada beberapa cara untuk mengeceknya. Paling enteng ialah menyalakan mesin mobil sekitar 10-15 menit. Lalu mencermati blok mesin, kepala silinder, atau karter oli. Titik rembesan oli umumnya ditandai dengan munculnya debu pekat atau oli itu sendiri.

5. Tanyakan Kunci Cadangan

Sebuah mobil terlihat berasal dari diler dengan sejumlah kelengkapan, keliru satunya ialah kunci cadangan. Oleh karena itu tak ada salahnya menanyakan keberadaan barang ini saat hendak membeli mobil bekas.

Keberadaan kunci cadangan akan terlalu berfungsi terutama terhadap mobil yang sudah ditambah immobilizer.

6. Memerhatikan Indikator di Panel Instrumen

Trik membeli mobil bekas tersebut ini terlalu berfungsi tapi sayangnya kerap luput untuk dilakukan.

Mobil-mobil modern ditambah beragam macam indikator untuk melukiskan kondisinya. Mulai berasal dari indikator engine check, tekanan oli mesin, kondisi aki, dan sebagainya.

Mesti diakui bukan hal enteng menghafal seluruh manfaat indikator mengingat jumlahnya sanggup raih belasan. Tapi berdasarkan pengamatan yang didapat maka seorang konsumen sanggup melaksanakan penelusuran lebih lanjut terhadap masalahnya.

7. Test Drive di Jalanan yang Beragam

Aktivitas test drive wajib ditunaikan pas hendak belanja mobil bekas. Calon konsumen patut menyimpan kesangsian besar kalau penjual keberatan akan hal ini.

Momen test drive adalah kesempatan bagi calon konsumen untuk merasakan performa di balik lingkar kemudi. Bukan berarti wajib mencoba mobil sampai mendekati batas kemampuannya.

Kesempatan ini sanggup dimanfaatkan untuk merasakan posisi duduk, kestabilan laju mobil, respons pedal gas, atau pemindahan transmisi.

Sebagai tips tambahan, calon konsumen termasuk sanggup mencoba mobil melalui tanjakan seperti yang jamak ditemui di area parkir pusat perbelanjaan atau fly over. Kemudian untuk merasakan ayunan suspensinya maka sanggup mengajak mobil melintasi speed trap atau polisi tidur.

Intinya sebisa barangkali coba untuk merasakan kemampuan mobil di medan jalan yang beragam. Bukan hanya di atas aspal mulus yang datar.

8. Cek Riwayat Servis Lewat Aplikasi

Mengecek riwayat servis merupakan keliru satu cara yang wajib ditunaikan pas hendak membeli mobil bekas. Dengan begitu calon konsumen sanggup mengerti jenis-jenis perbaikan atau penggantian komponen apa saja yang dulu dialami sebuah mobil.

Dengan catatan, seluruh pengerjaannya ditunaikan di bengkel resmi. Oleh karena itu cara ini umumnya ditunaikan dengan membawa buku servis ke bengkel resmi. Tapi bersamaan dengan pertumbuhan teknologi banyak kemudahan yang sanggup dimanfaatkan.

Berdasarkan penelusuran, spesifik mobil Toyota kontrol riwayat servis sanggup ditunaikan melalui aplikasi Auto2000. Prosesnya diawali dengan registrasi terutama dahulu yang membutuhkan knowledge kendaraan dan alamat e mail untuk konfirmasi.

Melalui aplikasi ini nanti akan terlihat catatan servis yang dulu dialami mobil, termasuk tanggal, odometer, dan detail pekerjaannya.